Jumat, 05 April 2013

cerpen islami

"JAWABAN TERINDAH DARIMU"

Kunikmati udara pagi ini. Subhanallah begitu menyejukkan. Kuhela nafas panjang agar udara segar itu masuk ke dalam tubuhku, menjadi kekuatan dakwah bagiku. Hufth....segarnya. Dari kejauhan ku lihat lelaki itu lagi,lelaki yang kemarin mengantar susu untuk Nenek.

"Selamat pagi Mbak Killa." sapanya ramah.

"Iya,s

elamat pagi juga." jawabku menundukkan kepala setelah kusadari lelaki itu sedari tadi telah menjatuhkan pandangannya tepat pada bola mataku.

"Nenek ada, Mbak?" tanyanya kemudian.

"Ma'af, Nenek sedang ke pasar." jawabku.

"Kalau begitu saya boleh titip ini pada Mbak Killa?" tanyanya lagi seraya menyodorkan dua bungkus susu kedelai dalam kemasan plastik.

"Insya Allah." kuterima susu kemasan itu,namun lelaki itu tak juga beranjak dari tempatnya berdiri. Dia malah terus menatap wajahku. Aku jadi salah tingkah dibuatnya.

"Maaf, apa masih ada yang bisa saya bantu?" tanyaku berharap dia tau kalau aku tak nyaman jika seseorang yang bukan muhramku berlama-lama bersamaku.

"Tidak, saya hanya ingin melihat wajah Mbak Killa. Kenapa Mbak Killa terus menunduk?" tanyanya sembari cengengesan.

"Dalam islam seorang wanita dan lelaki yang bukan mahram saling beradu pandang adalah haram." jawabku pada lelaki yang ku tau dia non muslim itu. Dia hanya mengangguk-anggukkan kepala.

"Kenapa begitu ya?" ternyata pertanyaannya masih berlanjut setelah manggut-manggut, kukira tadinya dia sudah mengerti.

"Karena syahwat bisa muncul dari pandangan." jelasku lagi.

"Mbak Killa selalu memakai tutup kepala itu?" lanjutnya.

"Maksudnya jilbab ini?"

"Iya, itu."

Kali ini aku tersenyum mendengar pertanyaannya.

"Karena seorang muslimah harus menutupi auratnya untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang tak diinginkan."

"Kenapa demikian?" bukankah rambut adalah mahkota terindah bagi wanita ?"

"Itu sangat benar." jawabku sembari tersenyum tanpa memandangnya.

"Lalu??"

"Mahkota kami hanya untuk lelaki yang sudah menjadi mahram kami."

Dia terlihat semakin bingung,mungkin dia tak tau apa itu arti mahram. Tapi tampaknya dia tak akan menanyakannya lagi.

Semburat senja makin terlihat. Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore tepat. Nenek masih terlihat sibuk dengan kacang yang harus dikupasnya agar esok hari bisa di jual ke pasar. Sedang aku sibuk merapikan baju Nenek dalam lemari.

"Kamu pulang kapan,Nduk ?" tanya Nenek.

"Seminggu lagi Nek,soalnya tadi Abi udah telfon katanya seminggu lagi Mbak Silla di khitbah Mas Imam, jadi Killa harus bantu-bantu di rumah. Nenek juga disuruh ikut kesana."

"Nggak,Nenek suka pusing kalau naik kendaraan jauh." katanya seraya meneguk susu kemasan tadi pagi. Tiba-tiba aku teringat lelaki yang mengantar susu itu.

"Apa lelaki itu setiap hari mengantar susu untuk Nenek?" tanyaku beberapa saat kemudian.

"Maksud kamu Vino?"

Nenek meletakkan kacang dalam ember dengan rapi. Dia terlihat tersenyum cantik dengan jilbab lebar yang menutupi kepalanya.

"Vino sudah seperti cucu Nenek sendiri,mungkin karena Nenek jauh dari Abimu. Dia yang selalu merawat nenek saat nenek sakit,dia sangat memperhatikan Nenek." senyum bahagia itu masih tersungging dibibir nenek. Aku segera menghampirinya,memeluknya dari belakang.

"Killa juga sayang Nenek. Ma'af ya kalau Killa tak bisa menjaga Nenek." bisikku tepat ditelinganya. Nenek membalasnya dengan senyum cantik.

Rasanya ingin selalu dekat dengan Nenek,tapi aku harus bekerja di Jakarta. itu mengharuskanku menetap disana. Tak tega rasanya membiarkan Nenek di desa ini hanya sendiri tanpa sanak saudara,untung ada Vino yang mau memperhatikan Nenek.

"Vino itu baik loh Kil,dia selalu memberikan apa saja yang sekiranya Nenek butuhkan. Kamu berteman saja sama dia. Ya meskipun dia non muslim,yang penting hatinya baik." ujar Nenek.

"Iya Nek, Killa tau itu." jawabku sembari tersenyum.

Sudah 4 hari ini Vino selalu di rumah Nenek sampai sore,alasannya sich membantu Nenek. Tapi kulihat dia lebih banyak mengusikku,diam-diam memperhatikanku,lalu mentertawaiku jika aku melakukan hal bodoh. Ternyata dia adalah lelaki yang baik,asik,dan humoris. Aku semakin tau siapa sosok Vino sebenarnya. Lelaki yang baik, perhatian, lembut, sopan, ramah, dan...... Astaghfirullah hal'adziim, kenapa denganku ini.

"Lusa Mbak Killa udah pulang ya?" tanyanya pagi itu sewaktu mengantarkan susu.

"Iya." jawabku datar.

Dia terdiam. Kulirik wajahnya. Ada raut sedih dalam matanya. Dua hari lagi aku akan kembali ke Jakarta. Rasanya sangat berat....meninggalkan Nenek, Desa ini, pegunungannya, sawah-sawahnya yang indah, juga aku harus jauh dari Vin......hhuuuuuhhhhh,apa sih aku ini. Ya Allah,semoga ini hanya perasaanku saja. Tak ingin aku mencintai lelaki yang tak mencintai-Mu.

Hari dimana aku akan pulang pun tiba juga. Namun tak kulihat Vino datang kemari di pagi itu. Aku menanti teman baruku itu didepan pintu rumah,namun nihil. Sampai supir datang menjemputku pun tak kulihat batang hidung Vino.

"Jangan lagi kau tunggu dia."kata Nenek mengagetkanku.

"Maksud Nenek siapa ?" tanyaku pura-pura linglung.

"Siapa aja juga boleh." balas Nenek genit. Aku cekikikan melihat gayanya.

"Ini,Vino hanya menitipkan surat ini untuk kamu." ujar Nenek seraya memberikan sebuah kertas berwarna pink yang dilipat dengan rapi. Dengan penasaran aku segera membaca isi kertas itu....

Teruntuk Akilla Azzahra..
Aku telah jatuh hati padamu..
Wajahmu membuatku tak mampu melupakan cahaya yang terpancar indah dari sana..
Apakah ini cinta ??
Maaf.. Diam-diam aku memendam rasa ini.. Aku mengagumimu,Killa. Aku kagum akan keanggunanmu.. Aku kagum akan tutur katamu yang indah.. Aku kagum pada senyummu yang penuh makna.. Aku kagum kesetiaanmu pada yang kau percaya.. Aku sungguh kagum, Killa...

Pagi ini kau akan kembali..
Namun tak sanggup aku menyaksikan kau pergi,,
ingin rasanya aku bicara tentang rasa ini tepat dihadapanmu...
Tapi agaknya aku tak berdaya..
Dengan segenap rasa yang singgah dihatiku,sudikah kau menjadi calon ibu dari anak-anakku ???

Vino Cristiano

Aku tersenyum membaca surat pendek itu. Hatiku sungguh bahagia. Namun aku tau jika ini hanya ujian hatiku saja,maka aku tak ingin terpedaya oleh apa yang Allah tak suka. Sebelum aku pergi kutulis surat balasan untuk Vino.

Vino Cristiano..
Saya telah membaca suratmu... Terimakasih untuk pernyataan itu... Aku ingin tetap setia pada penciptaku... Maka aku akan melangkah bersama orang yang juga mencintai-Nya..

Akilla Azzahra

Singkat. Cukuplah itu balasan yang kukirim untuknya. Semoga dia tak tersinggung dan dapat mengerti dengan alasan yang kupunya.

Lima bulanpun berlalu. Namun aku masih belum bisa melupakan Vino. Rindu,aku merasakan itu. Aku sungguh merasa berdosa pada-Mu,Ya Allah. Sungguhkah Kau sedang menguji hatiku ??

Di sepertiga malam aku kembali memadu romantisme dengan Sang Pencipta. Sakit, kerinduanku pada Vino membuat dadaku begitu terasa perih. Aku rindu saat diam-diam dia memandangku, lalu mengalihkan pandangannya saat aku menyadarinya. Aku juga rindu saat melihat dia menyuapi Nenek,menghibur Nenek. Aku rindu senyumnya yang diam-diam membuat jantungku berdebar saat melihatnya. Aku benar-benar merindukannya.

"Ya Allah, jika suatu hari nanti aku harus jatuh cinta,maka cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk lebih mencintai-Mu. Namun agaknya hati ini telah Kau uji. Aku akan berusaha untuk mengatasi rasa ini, Ya Allah... Demi cintaku pada-Mu, demi kesetiaanku pada-Mu, maka permudahkan itu, Ya Allah. Izinkan aku mencintai ikhwan yang sekiranya dia mampu menjadi imamku menuju keridloan-Mu. Hamba mohon dengan sangat...." tak terasa air mataku menetes. Aku takut rasaku pada Vino membuat cinta Allah berkurang padaku,aku benar-benar sangat takut akan hal itu.

Pagi ini hujan datang lagi. Dari kusen jendela kamar kunikmati indahnya hujan yang mampu menentramkan hatiku. Kulihat ada seorang lelaki berteduh di teras rumah. Sarung, baju takwa, dan peci yang dipakainya membuatku menerka bahwa lelaki itu baru pulang dari pengajian yang diadakan di masjid usai shubuh tadi. Namun aku tak mengenali sosok tubuhnya, karena dia membelakangi pandanganku. Sepertinya tetanggaku tak ada yang seperti itu. Lalu siapa ?? Aku segera keluar rumah untuk memastikan sosok itu. Kuhampiri lelaki berbadan tinggi semampai itu untuk menghilangkan rasa penasaranku.

"Assalamu'alaikum, akhi." sapaku agak sedikit takut.

"Wa'alaikumsalam Warohmatulloh..." jawabnya seraya membalikkan badan.

DEG...!!!!! Jantungku seakan-akan lompat dari tempatnya setelah melihat wajah itu. Vino, itu Vino. Bermimpikah aku ? Atau mataku sudah mulai ada gangguan ??? Dia tersenyum manis.

"Maaf Kil, tadi aku habis dari masjid. Ternyata di jalan hujan, jadi aku numpang berteduh di teras rumah kamu." jelasnya tanpa mengurangi senyumnya.

Dari masjid ??? Berteduh di rumahku ??. Ngapain dia ke masjid ?? Kok dia tau rumahku?? Aku tetap terdiam ditempatku berdiri dan tak mengeluarkan suara sedikit pun. Rasanya masih seperti tak mungkin. Lalu sarung, baju takwa, dan peci yang dikenakannya ??? Banyak tanya dalam otakku,dan aku tak sanggup menanyakannya. Rasanya bibirku mendadak keluh di hadapan makhluk bernama Vino itu.

"Kenapa kamu diam saja?" tanyanya kemudian.

Aku hanya menggelengkan kepala. Terdiam melihat Vino yang sibuk dengan sarungnya yang sudah basah kuyup.

"Kamu tau rumahku?" akhirnya mampu juga aku mengeluarkan suara.

"Iya,Nenek memberikan alamat rumah kamu."jawabnya ramah.

"Sejak kapan kamu di Jakarta?"lanjutku mirip polisi yang sedang menginvestigasi tersangkanya.

"Tiga bulan yang lalu. Aku bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jakarta."

Kembali aku melihat perubahan dari penampilan Vino. dari atas kebawah,dari bawah keatas, kuperhatikan penampilannya yang tak biasa. Vino tersenyum melihatku.

"Aku sudah jadi muallaf, Kil." katanya. Mendengar itu aku hampir tak percaya.

"Apa ????" tanyaku memastikan bahwa apa yang kudengar saat itu memang tak salah. Vino kembali tersenyum padaku.

"Iya, aku sudah menjadi muslim." jawabnya.

"Alhamdulillah......." aku benar-benar bahagia mendengar itu.

"Aku sadar bahwa hanya Allah lah yang pantas untuk disembah." katanya.

"Demi Allah,Vin. Aku ikut senang."

Selesai juga percakapan itu setelah hujan reda. Vino harus kembali ke kostnya. Dan aku kembali dengan keheranan keherananku selanjutnya. Vino yang sekarang adalah seorang muslim,inikah jawaban dari doaku, Ya Allah ???.

Tiga bulan dia di Jakarta tapi tak menghubungiku,kenapa ?? Apa rasa yang dulu sudah hilang dari hatinya ? Tiba-tiba ada rasa khawatir di hatiku. Padahal tak perlulah aku memikirkan itu,yang pasti Vino sudah menjadi seorang muslim saja aku sudah sangat bersyukur.

Selang beberapa hari kemudian Vino mengirim sebuah pesan pendek untukku..

Assalamu'alaikum wr wb..
Akilla Azzahra..

Tiga bulan aku telah memperhatikanmu dari jauh... Memandang seseorang yang mungkin Allah takdirkan untukku.. Aku tak tau dengan apa aku bisa pantas bersanding denganmu.. Namun aku mencoba,ukhti Killa... Aku mencoba belajar islam seperti apa yang kau syaratkan.. Dan kau tau apa yang ku temui,ukhti ???
Keindahan...
Keajaiban...
Kasih sayang yang sesungguhnya...
Dan Allah yang kusadari telah memberiku hidup..
Hatiku tergugah ketika untuk pertama kalinya aku belajar membaca Al-Qur'an..
Al-Ikhlas,surat itu yang membuat dadaku sakit...
Surat itu yang membuat aku merasa menjadi makhluk penuh dosa...
Surat itu yang membuatku merasa bahwa memang Allah-lah Tuhanku yang sesungguhnya...
Surat itu juga yang membuat hatiku menyuruh lisan ini berucap syahadat...
Kini aku telah mampu mencintai Allah, sama seperti yang kau harapkan..
Sungguh itu mengurangi cintaku untukmu,,,
Namun benar-benar hanya kau akhwat yang singgah dihatiku,ukhti..
Maka atas nama cintaku pada-Nya, kembali kubertanya...
Apakah kau bersedia menjadi istri dariku ??
Ibu dari anak-anakku kelak ???
Menantu dari orang tuaku ???
Dan bidadari untuk dunia dan surgaku ???
Semoga Allah menjodohkan kita,ukhti Killa..

Amiin Allahumma Amiin.

Wassalamu'alaikum wr wb,,

Moch. Tajuddin Alvino

Aku bahagia membaca pesan itu. Pesan singkat,namun kurasa terlalu panjang untuk kuanggap itu singkat. Aku menghela nafas panjang. Bersyukur atas apa yang Allah berikan padaku. Bersyukur karena Allah telah menjawab doaku dengan jawaban yang lebih indah. Dan yang pasti aku bersyukur karena Allah mengizinkan Vino menjemput hidayahnya, dan itu bukan karenaku,tapi karena firman-Nya...

Al-Ikhlas (memurnikan keesaan Allah)
1. Katakanlah : "Dialah Allah, Yang Maha Esa".
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tiada pula di peranakkan.
4. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.

Menjaga Kesehatan Ginjal

Tips kesehatan kali ini akan membahas Cara Pintar Menjaga Kesehatan Ginjal :

  1. Mengatur pola makan merupakan tips ampuh menjaga dan merawat kesehatan ginjal anda. Pilihlah makanan seperti buah-buahan, sayur-sayuran yang di tanam dengan tanpa pupuk kimia (organik) serta jauhilah makanan olahan, kurangi konsumsi garam berlebih, serta konsumsilah ikan atau daging putih tanpa lemak.( Inilah 7 Buah Super Untuk Kesehatan Tubuh Anda ).
  2. Menjaga pencernaan merupakan langkah yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan ginjal anda. Ini dapat dilakukan dengan menambah konsumsi makanan probiotik dan prebiotik serta makanan yang memiliki atau kaya serat yang cukup tinggi. (  5 Makanan Berserat Tinggi Untuk Tubuh Anda ).
  3. Stop kebiasaan merokok merupakan langkah berikutnya yang sangat di anjurkan untuk menjaga kesehatan ginjal anda. ini dikarenakan, kandungan nikotin dalam rokok berperan penting dalam gangguan ginjal yang akan anda alami. 
  4. Stop dari minuman beralkohol sekarang juga. Ini di karenakan dengan mengkonsumsi alkohol akan berdampak buruk bagi kesehatan ginjal anda. karena mengakibatkan peningkatan tekanan darah dalam tubuh anda yang pada akhirnya berujung pada gangguan ginjal anda. ( Inilah 7 Minuman Yang Menyehatkan Tubuh Anda ).
  5. Minumlah air putih sesuai dengan kebutuhan tubuh kita. dalam hal ini 6-8 gelas sehari. Ini sangat baik untuk menjaga dan merawat kesehatan ginjal anda. ( 5 Bahaya Kurang Minum Air Putih Bagi Kesehatan ).
  6. Rajin berolahraga merupakan tips paling mudah untuk menjaga kesehatan ginjal anda. dalam hal ini bisa dilakukan seperti jalan kaki atau berlari setiap pagi.( 5 Olahraga Yang Mudah Dan Menyehatkan ).
  7. Usahakan tidak mengkonsumsi atau bahkan menghindari beberapa obat antibiotic dan anti nyeri. Ini dikarenakan dapat merusak ginjal anda atau konsultasikan tentang penggunaan obat tersebut kepada dokter spesialis terlebih dahulu.( 4 Makanan Sebagai Antibiotik Alami ).

Keterkaitan antara Analisis Kasus dengan Adanya Metode Ilmiah


Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

Karakterisasi Metode Ilmiah

Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek investigasi. Dalam proses karakterisasi, ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti. Selain itu, proses ini juga dapat melibatkan proses penentuan (definisi) dan pengamatan; pengamatan yang dimaksud seringkali memerlukan pengukuran dan/atau perhitungan yang cermat.

Proses pengukuran dapat dilakukan dalam suatu tempat yang terkontrol, seperti laboratorium, atau dilakukan terhadap objek yang tidak dapat diakses atau dimanipulasi seperti bintang atau populasi manusia. Proses pengukuran sering memerlukan peralatan ilmiah khusus seperti termometer, spektroskop, atau voltmeter, dan kemajuan suatu bidang ilmu biasanya berkaitan erat dengan penemuan peralatan semacam itu. Hasil pengukuran secara ilmiah biasanya ditabulasikan dalam tabel, digambarkan dalam bentuk grafik, atau dipetakan, dan diproses dengan perhitungan statistika seperti korelasi dan regresi. Pengukuran dalam karya ilmiah biasanya juga disertai dengan estimasi ketidakpastian hasil pengukuran tersebut. Ketidakpastian tersebut sering diestimasikan dengan melakukan pengukuran berulang atas kuantitas yang diukur

Langkah-langkah yang ditempuh dalam metode ilmiah adalah sebagai berikut:
1. Perumusan masalah

Perumusan masalah adalah langkah awal dalam melakukan kerja ilmiah. Masalah adalah kesulitan yang dihadapi yang memerlukan penyelesaiannya atau pemecahannya. Masalah penelitian dapat di ambil dari masalah yang ditemukan di lingkungan sekitar kita, baik benda mati maupun makhluk hidup. Misalnya, saat kamu berada di pantai dan mengamati ombak di lautan. Pada saat itu di pikiranmu mungkin timbul pertanyaan, mengapa terjadi ombak? Atau, bagaimanakah cara terjadinya ombak? Untuk dapat merumuskan permasalahan dengan tepat, maka perlu melakukan identifikasi masalah.Agar permasalahan dapat diteliti dengan seksama, maka perlu dibatasi. Pembatasan diperlukan agar kita dapat fokus dalam menyelesaikan penelitian kita.

Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam merumuskan masalah, antara lain sebagai berikut :
  1. Masalah hendaknya dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat Tanya.
  2. Rumusan masalah hendaknya singkat, padat, jelas dan mudah dipahami. Rumusan masalah yang terlalu panjang akan sulit dipahami dan akan menyimpang dari pokok permasalahan.
  3. Rumusan masalah hendaknya merupakan masalah yang kemungkinan dapat dicari cara pemecahannya. Permasalahan mengapa benda bergerak dapat dicari jawabannya dibandingkan permasalahn apakah dosa dapat diukur. 
2. Perumusan hipotesis

Ketika kita mengajukan atau merumuskan pertanyaan penelitian, maka sebenarnya pada saat itu jawabanya sudah ada dalam pikiran. Jawaban tersebut memang masih meragukan dan bersifat sementara, akan tetapi jawaban tersebut dapat digunakan untuk mengarahkan kita untuk mencari jawaban yang sebenarnya. Pernyataan yang dirumuskan sebagai jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian disebut sebagai hipotesis penelitian. Hipotesisi penelitian dapat juga dikatakan sebagai dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan kebenarannya. Oleh karena berupa dugaan maka hipotesis yang kita buat mungkin saja salah. Ileh karena itu, kita harus melakukan sebuah percobaan untuk menguji kebenaran hipotesis yang sudah kita buat

3. Perancangan penelitian

Sebelum dilakukan penelitian terlebih dahulu harus dipersiapkan rancangan penelitiannya. Rancangan penelitian ini berisi tentang rencana atau hal-hal yang harus dilakukan sebelum, selama dan setelah penelitian selesai. Metode penelitian, alat dan bahan yang diperlukan dalam penelitian juga harus disiapkan dalam rancangan penelitian.

Penelitian yang kita lakukan dapat berupa penelitian deskriptif maupun penelitian eksperimental. Penelitian deskripsi merupakan penelitian yang memberikan gambaran secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta dan sifat-sipat objek yang diselidiki. Contoh dari penelitian deskriptif, misalnya penelitian untuk mengetahui populasi hewan komodo yang hidup di Pulau komodo pada tahun 2008.
Adapun penelitian eksperimental merupakan penelitian yang menggunakan kelompok pembanding. Contoh penelitian eksperimental, misalnya penelitian tentang perbedaan pertumbuhan tanaman di tempat yang terkena matahari dengan pertumbuhan tanaman di tempat yang gelap.

Selain rancangan penelitian, terdapat beberapa faktor lain yang juga harus diperhatikan. Faktor pertama adalah variabel penelitian, sedangkan yang kedua adalah populasi dan sampel. Variabel merupakan faktor yang mempengaruhi hasil penelitian. Populasi merupakan kumpulan/himpunan dari semua objek yang akan diamati ketika melakukan penelitian, sedangkan sampel merupakan himpunan bagian dari populasi. 

Di dalam penelitian, variabel dapat dibedakan menjadi :
  1. Variabel bebas yaitu variabel yang sengaja mengalami perlakuan atau sengaja diubah dan dapat menentukan variabel lainnya (variabel terikat)
  2. Variabel terikat yaitu variabel yang mengalami perubahan dengan pola teratur (dipengaruhi oleh variabel bebas)
  3. Variabel control yaitu variabel yang digunakan sebagai pembanding dan tidak mengalami perlakuan atau tidak diubah-ubah selama penelitian.
4. Pelaksanaan penelitian 

Langkah langkah pelaksanaan penelitian adalah sebagai berikut : 

a. Persiapan penelitian biasanya diwujudkan dalam pembuatan rancangan penelitian. Alat, bahan, tempat, waktu dan teknik pengumpulan data juga harus dipersiapkan dengan baik.

b. Pelaksanaan 
  • Pengumpulan/pengambilan data
a) Data kualitatif merupakan data yang diperoleh dari hasil pengamatan dengan menggunakan alat indra, seperti indra penglihatan (mata), indra penciuman (hidung), indra pengecap (lidah), indra pendengaran (telinga), dan indra peraba (kulit). Contohnya adalah ketika kita melakukan pengamatan buah mangga maka data kualitatif yang dapat kita peroleh adalah mengenai rasa buah, warna kulit, dan daging buah, serta wangi atau aroma buah.
b) Data kualitatif merupakan data yang diperoleh dari hasil pengukuran sehingga akan diperoleh data berupa angka-angka. Contohnya adalah data mengnai berat buah mangga,ketebalan daging buah, diameter buah mangga.
  • Pengolahan data, setelah data-data yang kita perlukan berhasil dikumpulkan maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengolahan atau analisis data. Data yang kita peroleh dapat ditulis atau kita nyatakan dalam beberapa bentuk, seperti table, grafik dan diagram.
  • Menarik kesimpulan, setelah pengolahan data melalui analisis selesai dilakukan maka kita dapat mengetahui apakah hipotesis yang kita buat sesuai dengan hasil penelitian atau mungkin juga tidak sesuai. Selanjutnya kita dapat mengambil kesimpilan dari penelitian yang telah kita lakukan. Kesimpulan yang kita peroleh dari hasil penelitian dapat mendukung hipotesis yang kita buat, tetapi kesimpulan yang kita ambil harus dapat menjawab permasalahan yang melatarbelakangi penelitian.
5. Pelaporan penelitian

Sistematika penyusunan laporan penelitian:
  1. Pendahuluan, bagian pendahuluan merupakan bagian awal dari laporan hasil penelitian dan berisi tentang latar belakang dilaksanakannya penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan hipotesis
  2. Telaah kepustakaan/kajian teori, bagian kajian teori merupakan bagian yang berisi tentang hasil telaah yang dilakukan oleh peneliti terhadap teori dan hasil-hasil penelitian terdahulu yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.
  3. Metode penelitian, berisi segala sesuatu yang dilakukan oleh peneliti mulai dari persiapan, pelaksanaan dan akhir dari sebuah penelitian. Bagian metode penelitian berisi tentang teknik pengambilan data, cara atau teknik pengolahan data, populasi dan sampel, alat, bahan, tempat dan waktu penelitian.
  4. Hasil dan pembahasan penelitian, berisi tentang data hasil penelitian yang berhasil dikumpulkan selama penelitian. Data yang diperoleh disampaikan dalam bentuk grafik, tabel , atau diagram.
  5. Kesimpulan dan saran, berisi tentang kesimpulan yang dihasilkan merupakan jawaban terhadp hipotesis yang sudah diuji kebenarannya. Saran dari peneliti kepada pihak lain, yaitu pembaca dan bagi peneliti lainnya untuk melakukan penelitian-penelitian selanjutnya.
 Contoh Kasus

Di dalam dunia perekonomian yang modern, khususnya perusahaan yang memproduksi barang dan jasa maupun perusahaan perdagangan,  masalah utama yang sering dihadapi adalah usaha untuk menyalurkan atau memasarkan barang dan jasa yang diperdagangkan atau dihasilkan itu kepada pihak-pihak pembeli atau konsumen yang membutuhkan. Untuk dapat berhasilnya penyaluran atau pemasaran barang dan jasa tersebut diperlukan suatu ilmu atau cara yang terbaik dan itulah yang kita sebut dengan pemasaran atau marketing.
           
Namun istilah marketing yang berasal dari kata market (pasar), tidaklah sederhana pengertiannya. Marketing tidak hanya meliputi dunia pasar saja tetapi lebih dari itu. Marketing membahas segala soal yang hidup dalam masyarakat perusahaan. Untuk sebagian besar marketing meliputi organisasi pasar dalam arti seluas-luasnya bukan hanya mengenai produk barang-barang jasa tetapi juga mengenai produk jasa.
 
 
Pengaruh Strategi Pemasaran dalam Upaya Meningkatkan Volume Penjualan
 
1.1 Latar Belakang Masalah
Sejak zaman dahulu, manusia sudah mengenal apa itu jual-beli. Manusia sejak dulu sudah aktif dalam berdagang. Walaupun dulu berdagang hanya dilakukan dengan proses barter lalu lambat laun sudah menggunakan suatu alat tukar yang pada saat ini disebut dengan uang. Sejak dahulu para pedagang pun sudah mempunyai trik untuk menarik minat para pembelinya. Para pedagang berlomba-lomba agar para pembeli melirik barang dagangannya.
Seiring dengan berkembangnya zaman, saat ini perdagangan sudah semakin luas dan sudah semakin modern. Banyak perusahaan-perusahaan yang bersaing untuk mengembangkan usahanya. Salah satu cara untuk memajukan perusahaan adalah dengan strategi pemasaran yang baik dan efektif serta efesien. Penentuan strategi ini sangat erat hubunganya dengan tujuan yang telah ditentukan oleh perusahaan serta sangat menentukan dalam pemilihan taktik yang digunakan untuk melaksanakan strategi pemasaran tersebut agar tujuan perusahaan tercapai.
Secara umum tujuan dari perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang maksimum sehingga perusahaan dapat terus berkembang. Pernerapan strategi pemasaran dalam perusahaan sangat berpengaruh dalam kinerja perusahaan yang bersangkutan, sebab dalam penerapanya posisi perusahaan dipasar potensial sangat dipengaruhi oleh berhasil atau tidaknya strategi pemasaran yang digunakan. Hal ini juga merupakan sumber dana bagi kelangsungan hidup perusahaan untuk terus berkembang baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Berdasarkan dari data yang sudah disebutkan diatas dan dari ke tiga analisis jurnal yang telah saya dapat maka saya mengambil tema yaitu “Pengaruh Strategi Pemasaran dalam Upaya Meningkatkan Volume Penjualan”
                                                                                              
1.2 Perumusan Masalah
            
Strategi pemasaran dalam sebuah perusahaan memang berbeda-beda. Tapi setidaknya kita bias menemukan salah satu kemiripan dalam strategi pemasaran tersebut. Dari ke tiga perusahaan yang saya analisis, terdapat pertanyaan – pertanyaan berikut ini :
  1. Bagaimana strategi pemasaran yang dilaksanakan oleh ke tiga perusahaan tersebut?
  2. Sejauh manakah peranan strategi pemasaran terhadap volume penjualan pada ke tiga perusahaan tersebut ? 
  3. Apakah strategi pemasaran yang dilakukan oleh ke tiga perusahaan tersebut berhasil memperoleh keuntungan yang diinginkan?
1.3 Tujuan
  1. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilaksanakan oleh ke tiga perusahaan tersebut 
  2. Untuk mengetahui sejauh mana peranan strategi pemasaran terhadap volume penjualan     pada ke tiga perusahaan tersebut 
  3. Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh ke tiga perusahaan tersebut memperoleh keuntungan yang diinginkan
1.4 Kerangka Pemikiran
           
Menurut penelitian yang telah saya amati dari ke tiga jurnal diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
Salah satu senjata bagi perusahaan untuk menghadapi persaingan pasar adalah dengan menerapkan sistem Strategi pemasaran, karena pada dasarnya strategi pemasaran adalah mencari kecocokan kemampuan internal perusahaan dengan peluang eksternal yang ada di pasar, ini merupakan tanggung jawab dari bagian pemasaran untuk menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan segmen pasar yang akan dituju oleh produk yang akan diluncurkan di pasaran. PT. Sun Life Financial Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi dengan persaingan yang ketat, maka PT. SLFI harus dapat menciptakan kemampuan bersaing baik dalam hal jenis produk, harga maupun segmen yang dituju.
Dalam memasarkan produk sandal khususnya sandal imitasi dan sandal kulit, PT. Arizona menerapkan strategi-strategi pemasaran yang digunakan sebagai berikut yaitu strategi produk, strategi penetapan harga, strategi saluran distribusi dan strategi promosi. Selain dapat mengetahui strategi pemasaran yang dipakai, penulis juga dapat mengetahui tingkat penjualan produk sandal yang diperoleh PT. Arizona mulai tahun 1998 sampai dengan tahun 2002. Pada pertengahan tahun 1999 sampai dengan tahun 2002 hasil penjualan produk sandal meningkat secara bertahap, sebab pada tahun 1998 PT. Arizona terkena dampak krisis ekonomi yang melanda Indonesia.  
Guna mencapai tujuan tersebut perlu melaksanaan kegiatan pemasaran yang efektif dan efisien. Melalui penerapan strategi pemasaran yang dilaksanakan oleh perusahaan melalui strategi produk, harga, distribusi dan promosi. Oleh karena itu perusahaan harus tahu bagaimana dan berapa banyak produk yang dijual agar memperoleh keuntungan yang maksimal dari hasil penjualanya,karena apabila suatu perusahaan akan menjual produknya kepada konsumen tampa memperkirakan jumlah produk yang dijual dan memperkirakan laba yang akan diterima maka hasil yang ingin dicapai belum tentu maksimal. PT.Columbia yang dibatasi pada masalah volume penjualan dan perhitungan sewa beli, adapun metode yang digunakan untuk memperoleh data  yaitu Field Reseach dan Library Reseach.

Karya Ilmiah dan Non ilmiah

Ilmiah dan non ilmiah
Karya ilmiah
Pengertian Karya Ilmiah
“Karangan ilmiah merupakan suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isisnya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/ keilmiahannya.”—Eko Susilo, M. 1995:11
Tujuan dari pembuatan karangan ilmiah, antara lain :
·         Memberi penjelasan
·         Memberi komentar atau penilaian
·         Memberi saran
·         Menyampaikan sanggahan
·         Membuktikan hipotesa
Karya ilmiah adalah suatu karya dalam bidang ilmu pengetahuan (science) dan teknologi yang berbentuk ilmiah. Suatu karya dapat dikatakan ilmiah apabila proses perwujudannya lewat metode ilmiah. Jonnes (1960) memberikan ketentuan ilmiah, antara lain dengan sifat fakta yang disajikan dan metode penulisannya.
Bila fakta yang disajikan berupa fakta umum yang obyektif dan dapat dibuktikan benar tidaknya serta ditulis secara ilmiah, yaitu menurut prosedur penulisan ilmiah, maka karya tulis tersebut dapat dikategorikan karya ilmiah, sedangkan bilamana fakta yang disajikan berupa dakta pribadi yang subyektif dan tidak dapat dibuktikan benar tidaknya serta tidak ditulis secara ilmiah, karya tulis tersebut termasuk karya tulis non ilmiah.
Bentuk Karya Ilmiah
Dalam karya ilmiah dikenal antara lain berbentuk makalah, report atau laporan ilmiah yang dibukukan, dan buku ilmiah.
1. Karya Ilmiah Berbentuk Makalah
Makalah pada umumnya disusun untuk penulisan didalam publikasi ilmiah, misalnya jurnal ilmu pengetahuan, proceeding untuk seminar bulletin, atau majalah ilmu pengetahuan dan sebagainya. Maka ciri pokok makalah adalah singkat, hanya pokok-pokok saja dan tanpa daftar isi.
2. Karya Ilmiah Berbentuk Report/ Laporan Ilmiah Yang Dibukukan
Karya ilmiah jenis ini biasanya ditulis untuk melaporkan hasil-hasil penelitian, observasi, atau survey yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang. Laporan ilmiah yang menjadi persyaratan akademis di perguruan tinggi biasanya disebut Skripsi, yang biasanya dijadikan persyaratan untuk karya ilmiah jenjang S1, Tesis untuk jenjang S2, dan Disertasi untuk jenjang S3.
3. Buku Ilmiah
Buku ilmiah adalah karya ilmiah yang tersusun dan tercetak dalam bentuk buku oleh sebuah penerbit buku umum untuk dijual secara komersial di pasaran. Buku ilmiah dapat berisi pelajaran khusus sampai ilmu pengetahuan umum yang lain.
Ciri-Ciri Karya Ilmiah
1. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
2. Komponen dan Substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
3. Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
4. Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
Macam-Macam Karya Ilmiah
1. Skripsi; adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-obyektif, baik berdasarkan penelitian langsung, observasi lapangan / penelitian di laboratorium, ataupun studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.
2. Tesis; adalah jenis karya tulis dari hasil studi sistematis atas masalah. Tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi. Orisinalitas tesis harus nampak, yaitu dengan menunjukkan pemikiran yang bebas dan kritis. Penulisannya baku dan tesis dipertahankan dalam sidang. Tesis juga bersifat argumentative dan dihasilkan dari suatu proses penelitian yang memiliki bobot orisinalitas tertentu.
3. Disertasi; adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin ilmu pendidikan.
Sikap Ilmiah
Dalam penulisan karya ilmiah, terdapat 7 sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah tersebut adalah sebagai berikut :
1)    Sikap ingin tahu
Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.
2)    Sikap kritis
Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untuk dibanding-banding kelebihan -kekurangannya, kecocokan-tidaknya, kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.
3)    Sikap obyektif
Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
4)    Sikap ingin menemukan
Selalu memberikan saran-saran untuk eksperimen baru. Kebiasaan menggunakan eksperimen-eksperimen dengan cara yang baik dan konstruktif. Selalu memberikan konsultasi yang baru dari pengamatan yang dilakukannya.
5)    Sikap menghargai karya orang lain
Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.
6)    Sikap tekun
Tidak bosan mengadakan penyelidikan, bersedia mengulangi eksperimen yang hasilnya meragukan, tidak akan berhenti melakukan kegiatan-kegiatan apabila belum selesai. Terhadap hal-hal yang ingin diketahuinya ia berusaha bekerja dengan teliti.
7)    Sikap terbuka
Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain, walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.
Contoh Karya ilmiah :
             
  PERSEPSI KARYAWAN ATAS PELAKSANAAN PROGRAM  KESEJAHTERAAN
   
 BAB I
       PENDAHULUAN
1.1.       Latar Belakang
Sumber Daya Manusia adalah salah satu sumber daya yang sangat potensial untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Sehingga banyak perusahaan yang mengubah sistem manajemen sumber daya manusianya dari sistem yang tergantung peraturan dan prosedur menjadi suatu sistem yang mengacu pada kebutuhan karyawan, sehingga dapat memberdayakan karyawan dalam rangka meningkatkan prestasi kerja karyawan. Berbagai upaya yang ditawarkan oleh kebanyakan perusahaan adalah dengan kompensasi, promosi, gaji, program pelayanan kesejahteraan dan pelatihan. Namun semua hal tersebut kembali lagi kepada diri karyawan itu sendiri, yakni  mengenai bagaimana tanggapan karyawan terhadap upaya-upaya perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan prestasi mereka.
Tanggapan karyawan sangatlah penting karena akan berpengaruh terhadap produktivitas mereka dalam bekerja. Tanggapan ini dapat terbagi antara setuju / tidak setuju, senang / tidak senang, puas / tidak puas dan baik / tidak baik. Suatu program upaya yang akan dilaksanakan oleh perusahaan akan berhasil dan berjalan dengan baik apabila kebanyakan tanggapan karyawan adalah positif. Bila kebanyakan tanggapan karyawan adalah negatif, maka sudah bisa dipastikan bahwa upaya yang dilakukan oleh perusahaan tingkat keberhasilannya sangatlah kecil, sehingga pada akhirnya akan merugikan kedua belah pihak yaitu perusahaan dan karyawan.
Program kesejahteraan terkait erat dengan kompensasi, insentif, dan kepuasan kerja sebagai hasil dari adanya tanggapan tersebut. Tujuan program kesejahteraan adalah untuk kepuasan kerja, stabilitas karyawan, motivasi, disiplin, menjamin keadilan, menghargai perilaku yang diinginkan dan memenuhi peraturan legal. Promosi merupakan bentuk dari kompensasi non financial rewards. Gaji adalah salah satu dari kompensasi langsung. Kesejahteraan merupakan kompensasi tidak langsung, seperti jaminan sosial yang termasuk di dalamnya adalah asuransi tenaga kerja dan tunjangan - tunjangan lainnya dari perusahaan.
Program kesejahteraan karyawan diberikan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan karyawan di  luar gaji atau upah, akan tetapi juga sesuatu yang berbentuk tunjangan dan fasilitas seperti : penyediaan kantin, penyediaan sarana ibadah, pelayanan kesehatan, tunjangan hari raya dan lain sebagainya.
Dari uraian di atas dapat diidentifikasi bahwa faktor yang mempengaruhi aktifitas kerja karyawan antara lain terdiri dari kompensasi, promosi, gaji, program kesejahteraan. Dan berdasarkan uraian pada latar belakang diatas, penulis kemudian tertarik untuk mengangkat topik ini dalam suatu karya ilmiah berupa skripsi dengan judul “ PERSEPSI  KARYAWAN ATAS PELAKSANAAN PROGRAM  KESEJAHTERAAN PADA DIVISI PROGRAM MANAGEMENT OFFICE PT. ANEKA PANGAN BERMUTU, Tbk. JAKARTA ”
1.2.         Pembatasan Masalah
Agar penelitian lebih fokus dan karena keterbatasan penulis, maka tidak semua permasalahan yang diuraikan pada latar belakang masalah dapat diteliti oleh penulis. Untuk itu penulis membatasi obyek penelitian pada program kesejahteraan. Adapun alasan penulis memilih program kesejahteraan sebagai obyek penelitian, karena program kesejahteraan dapat menumbuhkan suatu kepuasan yang tinggi dari karyawan serta akan menimbulkan semangat kerja secara optimal sehingga peningkatan produktivitas kerja tercapai.
Penulis juga memilih pegawai sebagai sampel dibatasi hanya pada pegawai yang ada pada Divisi Program Management Office (PMO) PT. Aneka Pangan Bermutu, Tbk. JAKARTA. dengan alasan penulis pernah bekerja pada divisi tersebut sehingga dapat memudahkan dalam pengambilan data yang dibutuhkan pada penelitian.
1.3.         Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas maka penulis merumuskan masalah yang akan diteliti, yaitu: “Bagaimana Persepsi karyawan atas pelaksanaan program Kesejahteraan pada Divisi Program Management Office PT. Aneka Pangan Bermutu, Tbk Jakarta? ”
1.4.      Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.4.1.       Tujuan
Tujuan penelitian adalah untuk menjawab masalah yang telah dirumuskan di atas, yaitu untuk mengetahui persepsi karyawan atas program kesejahteraan pada Divisi Program Management Office  PT. Aneka Pangan Bermutu, Tbk.Jakarta.
1.4.2.       Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini yaitu : sebagai bahan studi oleh pihak manajemen perusahaan agar dapat dikembangkan lebih baik dan juga sebagai bahan pertimbangan dalam melaksanaan program kesejahteraan karyawan di masa yang akan datang. Selain itu, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi penulis, khususnya dalam masalah program kesejahteraan.
Karya non ilmiah
Karya tulis non-ilmiah (karya non Ilmiah) adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya tulis non-ilmiah itu pun bervariasi bahan topiknya dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung oleh fakta umum. Bahasanya mungkin kongkret atau abstrak, gaya bahasanya mungkin formal dan teknis, atau formal dan populer.
sifat karya non ilmiah:
1) emotif, lebih merupakan refleksi dari sebuah perasaan yang terkadang melampui kebenaran,
2) persuasif, yaitu bersifat mempengaruhi pikiran pembaca,
3) deskriptif subjektif, dalam arti tidak didukung oleh data dan fakta, dan
4) terkadang over claiming. Karya-karya non ilmiah ini terutama dapat dilihat dalam bentuk karya-karya seni, seperti  cerpen, novel, puisi, komik dan lain-lain yang semisalnya.
Macam-macam Karya Non Ilmiah
a. Cerpen. Suatu bentuk naratif fiktif. Cerita pendek yang cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang.
b. Dongeng. Merupakan suatu kisah yang diangkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, diakhir cerita biasanya mengandung pesan moral.
c. Roman. Adalah sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau ganjaran yang isinya melukisnya perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing.
d. Novel. Sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya dalam bentuk cerita.
e. Drama. Adalah suatu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh actor.
Contoh karya non ilmiah (cerpen )
Orang Tua Adalah Segalanya
     Alkisah tentang seorang anak yang telah sukses. Meeting pun selesai, Irf pun berpamitan dengan para klien dengan mendapatkan hasil yang menggembirakan. Jabat tangan erat menghangatkan pada hiruk pikuk malam yang basah dan pertemuan dengan kliennya pun usai. Seperti biasa, apabila hasil yang di inginkan tercapai, manusia akan tersenyum senang.

Waktu telah menunjuk pukul 12 malam, Irf pun beranjak pulang. Tampak teramat letih karena sejak pagi bekerja tanpa henti menguras pikiran.

Seperti biasa pak Bidin adalah teman setia Irf yang selalu mengantar kemana saja Irf bekerja. Pak Bidin telah bekerja dengan Irf sudah sejak 10 tahun lalu. Tiba- tiba “kemana ya Pak Bidin?” Ucap Irf. “Harusnya dia ada disini, wong parkirannya juga tidak begitu luas.

Dengan rasa penasaran Irf lihat kiri dan ke kanan, Pak Bidin pun tak kunjung keliatan. Sampai akhirnya Irf pun memencet tuts ponselnya.

“Hallo Pak Bidin” Dimana? Kok enggak ada di tempat parkiran?”

“Iya pak maaf, lima menit lagi saya sampai pak” Ucap Pak Bidin yang sepertinya dalam perjalanan menuju ke tempat Irf meeting dengan para kliennya.

Lima belas menit pun berlalu, tak ada terlihat lampu mobilnya Irf masuk ke halaman parkiran. Irf makin kian gelisah tak menentu. Sempat terpikir untuk naik taksi saja pulang ke kantor. Akhirnya Pak Bidin yang di tunggu sejak tadi sudah datang, Irf yang kesal langsung masuk mobil dan karena letih dan lelah bekerja ditambah lamanya menunggu, hampir saja Irf menumpahkan kekesalannya kepada Pak Bidin, bila Pak Bidin tak segera menyambut dengan senyum dan permintaan maaf.

Saat Irf menghidupkan radio mobil, matanya menoleh ke sesuatu yang dibungkus dengan pastik berwarna hitam. Dan ternyata sebuah plastic inilah yang membuat Pak Bidin datang terlambat. Tercium bau seperti Nasi Ayam kuah yang menusuk hidung dari bungkus plastik tersebut.

"Nasi Ayam ini buat ibu saya pak, tapi ngantrinya lama banget,

maaf ya pak," kata Pak Bidin sekali lagi.


“Ibu saya sudah tua dan sangat susah menemukan selera makannya. Nah, biasanya dengan menu nasi ayam ini dia mau makan pak dan biasanya lahap," cerita Pak Bidin tentang Si Sang Ibu yang kini tersisa dan Ayahnya sudah lama wafat. Ibu dan ayah mertuanya pun demikian.

Mendengar ceritanya Pak Bidin, pikiran Irf berterbangan entah ke mana-mana. Dan yang pasti, nasi ayam ini jika diletak dalam mobil sudah pasti akan cepat dingin. Sementara perjalanan ini masih cukup panjang. Pertama, Pak Bidin harus mengantarkannya pulang ke rumah. Lalu Pak Bidin kembali ke kantor untuk mengembalikan mobil perusahaan. Nah setelah itu Pak Bidin masih harus menempuh perjalanan belasan kilometer dengan sepeda motornya dan sudah pasti jadi anyep nasi nasi ayam ini.

"AC-nya dimatikan saja Pak Bidin, dingin banget, saya juga pengen merokok."

Dalam hatinya Irf ingin agar nasi ayam yang dibawa Pak Bidin tak begitu dingin. Begitu AC dimatikan , Irf pun membakar rokoknya.

Dalam asap yang tersembur melalui kaca mobil, pikirannya tiba-tiba melayang pada ibunya yang sudah sejak kapan tahun yang berada di sudut kota. Sudah lama dia tidak menyambangi ibunya itu. Entah kesibukan pekerjaan dan berbagai aktivitas yang harus dihadapinya, sering kali kerap membuatnya lupa untuk sekadar mungkin hanya meneleponnya.

Pak Bidin saja, yang penghasilannya pas-pasan bila dibandingkan dirinya, berusaha mati-matian menyisihkan sedikit uang untuk membeli sebungkus nasi ayam. Sedangkan dirinya, apa?!!

Irf nyaris melupakan semuanya tentang ibunya, tentang perempuan yang melahirkan dan membesarkannya dengan segala suka dan dukanya melalui kedua tangan keriput Ibunya. Dan dia tahu, ibunya sangat menyukai goreng pisang dan segelas kopi hangat yang katanya selalu menjadi menu romantis bersama Sudri, Ayahnya Irf. Irf mengambil ponselnya untuk menelepon ibunya. Sayang tak ada jawaban. Kemungkinan sudah tidur. Erfin, Iren dan Indah, ketiga adiknya yang setia menemani ibunya juga pasti terlelap.

Tak lama setelah melewati perempatan jalan, Irf pun menyuruh Pak Bidin menghentikan mobilnya. Padahal jarak menuju ke kantor masih sangat jauh.

"Gini aja pak, pak Bidin langsung saja pulang, bawa saja mobil kantor ini pulang kerumah. Motor Pak Bidin biarkan di titip dikantor. Nanti Pak Bidin kemalaman sampai di rumah, kasian Ibu Pak Bidin menunggunya nanti kelamaan"

Irf memilih untuk meneruskan perjalanan dengan menggunakan taksi. Betapa indahnya hidup Pak Bidin, yang teramat sangat menyayangi ibunya.

Tak lama kemudian, Irf menyetop taksi. Di kursi belakang taksi berwarna kuning itu, perasaan haru, bersalah, rindu bergelojak menjadi satu.

Sebuah janji yang pernah tercatat dalam hatinya, akhir pekan ini dia akan mengunjungi ibunya. Bersama dengan Biyah, putri mungil juga cucu pertama dari keluarga Irf dan Mayarni sang istri tercinta.

Mother : how are you today?Don't worry mom,I'm fine.
Promise me to see you this summer.
This time there will be no delay with Biyan and Mayarni.

*****TRANSLATE IN INDONESIA*****

Ibu : bagaimana kabarmu hari ini ?
Jangan kawatir bu, aku baik-baik saja.
Janjiku untuk melihatmu pagi ini

Sahabatku.......
Seberapa banyak waktu untuk kerja?
Seberapa banyak waktu untuk Orangtua?

Sibukah dengan sejuta aktivitas kerja yang sehingganya membuat lupa akan kehidupan pribadi, kehidupan dimana kamu kecil dirumah.

Segudang aktivitas yang membuat terlena, bahwa dibalik kesuksesan kerja ada mereka yang mendidik, membesarkan, mencari nafkah susah payah demi kesuksesan kita. Sejuta pekerjaan yang membuat kesombongan itu ada, membuat lupa bahwa kita tidak ada apa-apanya tanpa mereka.

Entah apa yang dikejar hingga membuat kita sering lupa siapa diri ini sebelumnya. Diri yang dulu hanya bisa merangkak, hanya bisa menangis, hanya bisa meminta.

Bagi Ayah dan Ibu itu sederhana

Kepada Anak ku
Ingatlah kepada kedua tangan kami.

Terima kasih ibu dan ayah atas perhatianmu kepada kami. kalian adalah sebuah kisah yang tak pernah usai kami ceritakan.

Janganlah pernah kita melupakan orang tua kita yang telah melahirkan kita,merawat kita dari kecil hingga sukses,dan selalu mendoakan setiap mereka solat.Ingat,sesungguhnya sampai kapanpun jasa orang tua kita tak akan dapat kita balas sampai mati pun tidak bisa!Jadi berusahalah semaksimal mungkin untuk membuat orang tua kita bahagia